Alasan Membatasi Asupan Garam Pada Anak

Garam bisa bermanfaat dan juga merugikan bagi Anak dan juga orang dewasa. Sekitar 43 persen garam yang dikonsumsi oleh Anak ternyata berasal dari 10 jenis makanan yang sering mereka konsumsi seperti roti, pizza, daging, camilan gurih, roti isi, nugget, keju, sup dan masih banyak lagi. Sebagian makanan tersebut memang tidak berasa asin tapi sebenarnya kandungan sodiumnya cukup tinggi. Hal ini disebabkan sebelum makanan tersebut diolah ternyata bahan-bahan yang digunakan sudah terdapat sodium dengan kandungan yang cukup banyak.

garam

Alasan kenapa Anda harus membatasi asupan garam pada anak.

Tak hanya orang dewasa, untuk anak juga tidak boleh mengonsumsi garam secara berlebihan, karena bisa menimbulkan masalah kesehatan salah satunya adalah darah tinggi. Berdasarkan informasi dari Ileana Arias dari pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS (CDC), satu dari enam anak di Amerika terkena darah tinggi yang bisa menyebabkan hipertensi di usia dewasa.

Ileana lebih lanjut mengatakan berdasarkan survey yang dilakukan di Amerika Serikat, rata-rata anak berusia 6-18 tahun di sana telah mengasup 3.300 miligram sodium perhari, itu belum termasuk garam yang ditambahkan di meja. Jumlah asupan garam tersebut melebihi asupan yang direkomendasikan yaitu 2.300 mg perhari.

Dengan bahaya yang ditimbulkan jika terlalu banyak mengonsumsi garam, maka hal ini memerlukan peran orang tua untuk membatasi asupan garam pada anak. Caranya adalah dengan membiasakan si anak untuk mengasup sayuran dan juga buah-buahan segar serta mengurangi penggunaan garam dalam masakan.

adnow-verification-code:dc2c0dca0a48e6efb2d670b3dc63ed68 IBX583A7DF101CF1